DLH Cilegon Gali Potensi Retribusi Sampah Industri dan Perumahan

Menurut Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon, peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon merupakan prioritas utama. Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah memanfaatkan potensi PAD dari sektor sampah industri dan perumahan di Kota Cilegon.
Sabri meyakini bahwa pengelolaan dua jenis sampah ini bisa menjadi sumber pendapatan yang signifikan bagi Pemerintah Kota Cilegon dari tahun 2024 hingga 2026. Meskipun begitu, ia juga mengakui bahwa pada saat ini, pengelolaan Bahan Bakar Jumputan Padat (BBJP) memiliki potensi yang paling besar dan dijadwalkan akan mulai beroperasi pada tahun 2025 mendatang.
Dalam upaya mengatasi masalah sampah yang dihadapi oleh masyarakat, kami akan bekerja sama dengan berbagai industri dan memanfaatkan sumber daya dari BBJP yang ada di wilayah kita. Hal ini disampaikan oleh kepala DLH Kota Cilegon, Sabri, dalam acara revitalisasi pintu masuk Kota Cilegon yang baru-baru ini dilaksanakan.
Meskipun begitu, Sabri menyadari bahwa pihaknya masih kurang memiliki sarana dan prasarana serta Sumber Daya Manusia (SDM) yang memadai untuk mengaktifkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD). Untuk itu, dia berharap hasil konsultasi dengan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) dan Komisi 7 DPR RI dapat menyuarakan kebutuhan anggaran sebesar 3 persen dari total APBD setiap daerah untuk pengelolaan sampah.